Uji Materiil UU No 42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Presiden

barusan seorang teman share sebuah website via facebook tentang uji materiil UU No 42 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Presiden oleh Prof Yusril. sungguh hal yang menarik argumen-argumen yang dikemukakan beliau tentang hal tersebut beberapa yang bisa saya kutip adalah sebagai berikut :

Bahwa norma Pasal 6 A ayat (2) UUD 1945 mengatakan “Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan pemilihan umum”. Frasa pertama dalam umusan norma pasal 6A ayat (2) ini bagi Pemohon adalah terang dan jelas bahwa pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden “diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum”. Kapankah sebuah partai politik dapat disebut sebagai “peserta pemilihan umum”? Pertanyaan ini hanya dapat dipahami konteksnya dengan merujuk kepada norma-norma dan praktik penyelenggaraan pemilihan umum itu sendiri. 

jelas secara logika hukum terdapat pertentangan antara UUD 1945 dengan UU No 42 Tahun 2008 dimana persyaratan untuk seseorang dicalonkan sebagai presiden/wakil presiden menurut undang-undang tersebut adalah :

Pasangan Calon diusulkan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan  perolehan kursi paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah
kursi DPR atau memperoleh 25% (dua puluh lima persen)  dari suara sah nasional dalam Pemilu anggota DPR, sebelum pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. (Pasal 9 UU No 42/2008)

sesuai asas perundang-undangan yang ada maka seharusnyalah rujukan dasar tetap pada UUD 1945 dan frasa dalam Pasal 9 UU No 42/ 2008 menjadi cacat hukum. Akan lebih menarik lagi jika Uji Materiil yang diajukan Prof. Yusril ini di kabulkan oleh MK  ( dan saya kira secara obyektif bisa dikabulkan)  maka untuk pemilu tahun ini setidaknya maksimal kita akan memilih 12 Calon Pasangan Presiden dan Wakil Presiden, setidaknya ini akan membuka peluang bagi calon-calon alternatif yang tidak bisa diusung oleh Partai Besar maupun Gabungan Partai.

semoga Pemilu Tahun ini lebih baik dan menghasilkan pemimpin yang amanah dan dicintai rakyat.

 

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.